Tips Jitu Membaca Pola Pergerakan Saham

Berinvestasi saham kita harus bisa seperti peselancar dalam menghadapi ombak di dunia saham

Dalam pergerakan harga-harga saham bursa BEI terutama untuk pergerakan harga saham dalam jangka pendek umumnya tidak seluruh saham akan digerakkan pada periode yang sama. Walaupun pada kondisi bursa bullish sekali pn, tidak pernah kita melihat harga seluruh saham ikut bergerak naik, selalu ada saja harga saham yang stagnan ataupun turun. Melihat perihal karakter seperti itu seharusnya dapat kita jadikan peluang untuk memaksimalkan pengembangan investasi kita.

Jika kita terlambat atau salah mengantisipasinya dengan membeli saham yang ternyata belum dilirik/digerakkan dalam jangka pendek akan membuat kita secara psikologis menjadi resah. Sering kali pertanyaan seperti ini muncul dalam pikiran kita, “Kenapa harga saham saya kok tidak naik, bahkan turun, pada saat bursa sedang naik tinggi?”

analisis
pelajari fundamentalnya dulu

Kalau anda sedikit bingung dengan kondisi ini, lebih baik sempatkan untuk baca artikel seputar cara investasi saham pemula yang sudah ditulis oleh ahlinya disitus investorjalanan.com tersebut. Pada bagian terakhir artikel itu ada 1 grafik saham yang terbukti sangat menguntungkan; jadi kita bisa beli rendah, jual tinggi. 😀

Lebih parahnya kita sering melakukan tindakan yang memperburuk nilai portofolio kita dengan menjual saham yang kita miliki saat itu. Padahal membeli saham yang sedang naik dengan ekspektasi harganya akan terus naik justru menyebabkan saham tersebut berpotensi turun karena sudah jenuh beli.

Untuk itu, dengan mempelajari karakter pola pergerakan saham diharapkan akan membantu mencegah kita salah dalam mengambil keputusan yang pada akhirnya akan merugikan kita. Para pemain/investor besar umumnya melakukannya secara bergantian, mereka akan menyeleksi saham-saham yang akan digerakkan. Alasan untuk menggerakkan saham tersebut pun berbagai macam, di antaranya karena keterbatasan modal yang dimiliki, memanfaatkan rumor-rumor sektor-sektor tertentu, mengalihkan perhatian, dan membaca arah pergerakan investor besar lainnya.

Waspada Pergerakan Berdasarkan nilai saham

Pergerakan saham biasanya dibagi nilainya ke dalam saham bernilai besar atau disebut first liner/big cap cth:BMRI, BUMI, ADRO, AALI. Saham bernilai kecil disebut second liner dan third liner. Membaca pola pergerakan harga saham berdasarkan nilai ini lebih tepat, dan efektif kita lakukan jika terjadi bearish (kondisi menurun) di pasar saham.

Umumnya, saham-saham big caps digerakkan pertama kali oleh para investor besar setelah terjadi penurunan indeks yang cukup dalam atau bearish. Hal ini terjadi karena jika terjadi bearish pada pasar saham, umumnya yang pertama kali jadi korban adalah saham-saham unggulan/big cap. Oleh karena itu, jika indeks berbalik arah, saham-saham yang bernilai besar/first liner itu jugalah yang terlebih dulu naik.

Kemudian, setelah saham-saham big caps tersebut mulai jenuh beli (bisa dilihat dari analisa teknikal stochastic oscillator) para investor mulai melakukan aksi profit taking. Biasanya mereka mulai mencari/beralih ke saham-saham second liner dan third liner yang memiliki kinerja baik dan atau yang sudah tertekan cukup dalam. Demikian juga sebaliknya, jika harga saham-saham second liner dan third liner sudah mulai jenuh mereka mulai beralih kembali ke saham first liner.

Tips Rahasia:

Kalau anda baca artikel cara main saham pemula ini, anda bisa tahu bahwa setelah trend saham turun, akan ada konsolidasi (naik turun) selama minimal 7 mingguan. Disitu sebenarnya adalah sinyal bahwa market akan naik, sebab pihak penjual dan pembeli sedang dalam kondisi ‘tawar menawar’ untuk membeli/menjual saham yang akan laris tersebut.

Kesimpulan:

Dalam melakukan pembelian saham-saham sebaiknya terlebih dahulu kita melihat fundamental perusahaannya. Minimal kita harus membeli saham perusahaan yang memiliki kinerja positif (menghasilkan laba). Setelah itu, kita melihat saham yang turunnya paling dalam akibat bearish ini. Kita dapat juga sedikit meluangkan waktu melihat pergerakan garis MACD nya (analisis teknikal bisa dibaca di link diatas)
Nikmatnya bermain saham